Renungan Harian Katolik Minggu 1 Mei 2022

oleh
Renungan Harian Katolik, Renungan Katolik, Renungan Katolik Hari ini, Bacaan Injil Hari ini, Injil Hari ini, Renungan Pagi Katolik, Renungan Harian Katolik Hari ini, Renungan Hari ini Katolik, Bacaan Harian Katolik, Bacaan Liturgi Hari ini, Bacaan Katolik Hari ini, Bacaan Injil Hari ini Katolik, Injil Katolik Hari ini, Bacaan Hari ini Katolik, Mazmur Tanggapan, Bait Pengantar Injil, Doa Katolik

Renungan Harian Katolik Minggu 1 Mei 2022

Dalam Injil kita melihat para murid yang semalaman mencari ikan, tetapi tidak mendapatkannya.

Namun, waktu Yesus meminta mereka menebarkan jala di tempat lain, mereka lalu menangkap banyak ikan sampai perahu tidak kuat.

Mereka mengalami bahwa bersama Yesus dapat menghasilkan buah berlipat yang tadinya seperti tidak ada hasilnya.

Iman dan kesatuan dengan Yesus ternyata menjadikan seseorang dapat mengerjakan tugasnya dengan lebih serius, lebih baik, lebih perhatian, dan akhirnya menghasilkan buah yang berlimpah.

Bukankah pengalaman itu yang banyak dialami orang? Pada awalnya mereka sering merasa berat atau bingung dalam melakukan tugasnya

tetapi karena persatuannya dengan Yesus, mereka dikuatkan dan akhirnya dapat menghasilkan buah berlimpah.

Dalam Injil kita juga melihat bagaimana Petrus diutus oleh Yesus dengan diawali pertanyaan, “Simon, apakah engkau mengasihi Aku?”

Jawab Petrus, “Ya Tuhan, aku mencintai-Mu.” Lalu Tuhan bersabda, “Gembalakanlah domba-domba-Ku.”

Yang menarik adalah bahwa Tuhan dalam mengutus Petrus selalu memulai dengan bertanya, “Apakah engkau mengasihi Aku.” Tampaknya memang semangat cinta kasih itu yang harus mendasari perutusan dan pekerjaan kita.

Kalau kita tidak mencintai Tuhan maka Tuhan tidak akan mengutus kita.

Namun, kalau kita mencintai-Nya, sebesar apa pun cinta itu, kita semua diutus Tuhan untuk pergi dan menghasilkan buah.

Apakah kita mencintai Yesus? Apa wujudnya? Marilah kita lakukan semua perutusan yang diberikan Tuhan kepada kita, yaitu membawa keselamatan bagi orang lain.

Dan semoga perutusan kita berbuah banyak seperti para murid yang akhirnya mendapatkan ikan berlimpah.